ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Posted On February 24, 2011

Filed under Uncategorized
Tags:

Comments Dropped leave a response

ii

1. ANALISA TREAD DAN ANALISA % KOMPONEN
A. ANALISA TREAD
Adalah sebuah metode sederhana dalam mencatat rasio dan biaya setiap bulan dan setiap tahunnya. Analisa tread digunakan untuk mengadakan perbandingan rasio dari waktu ke waktu untuk diketahui perkembangannya.dan suatu metode analisis statistika yang ditujukan untuk melakukan suatu estimasi atau peramalan pada masa yang akan datang. Untuk melakukan peramalan dengan baik maka dibutuhkan berbagai macam informasi (data) yang cukup banyak dan diamati dalam periode waktu yang relatif cukup panjang, sehingga hasil analisis tersebut dapat mengetahui sampai berapa besar fluktuasi yang terjadi dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terhadap perubahan tersebut.

JENIS-JENIS TREAD
1. Tread Linier dengan metode kuadrat kecil
Metode tersebut juga merupakan metode yang memuaskan untuk dapat menggambarkan garis tread jika disperse bersifat independen dan merupakan selisih random serta tersebar secara kurang lebih normal sekitar nilai-nilai treadnya.
2. Tread Parabolic
kriteria yang bisa dipakai dalam penggunaan tread parabolic adalah penggambaran data asli dalam kertas berskala hitung cenderung berbentuk atau berpola parabot atau garis lengkung.
3. Tread Exsponensial
Beberapa kriteria yang dapat dilakukan dalam penggunaan Tread Exsponensial adalah:
a. Apabila penggambaran data asli pada kertas berskala hitung mempunyai pola yang tidak linier dan juga tidak parabol maka tread eksponensial dapat digunakan, jika
b. Jika selisih pertama dari nilai-nilai logaritma data asli cenderung konstan.
c. Jika logaritma data asli digambarkan pada kertas berskala hitung cenderung berpotensial linier.

B. ANALISA LIKUIDITAS
Likuiditas adalah tingkat kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajibanya yang harus segera dipenuhi. Likuiditas adalah menunjukkan tingkat kemampuan perusahaan untuk membayar utang-utang jangka pendek yang dimiliki. Ada dua factor yang digunakan dalam rasio likuiditas untuk mengukur likuiditas perusahaan adalah aktiva lancar dan utang lancar.

RASIO PENGUKUR LIKUIDITAS
1. Current Ratio
Ratio ini menunjukan tingkat keamanan ( margin of safety ) atas kreditur jangka pendek; atau menunjukan kemampuan perusahaan untuk membayar hutang-hutang tersebut:
Aktiva Lancar
Current Ratio =
Hutang Lancar
2. Acid Test Ratio
Disebut juga Quick Ratio, yaitu menunjukan kemampuan perusahaan untuk memenuhi hutang-hutangnya tanpa memperhitungkan persediaan.
Dengan ratio ini persediaan dianggap membutuhkan waktu yang relatif lama untuk direalisasikan menjadi uang.
Aktiva Lancar – Persediaan
Quick Ratio =
Hutang Lancar
Ratio ini dimulai lebih tajam daripada current ratio karena lainnya memperhitungkan aktiva lancar yang sangat likwid.Apabila current ratio tetapi quick rationya rendah, hal ini menunjukan adanya investasi yang besar dalam persediaan.
3. Perputaran Piutang
Atau Turn Over Receivable, yaitu menunjukan posisi piutang serta taksiran umur / waktu pengumpulanya.
Perputaran Piutang =               Total Penjualan Kredit
Piutang Rata-rata
Semakin tinggi ratio turn over menunjukan modal kerja yang tertanam dalam piutang rendah, sehingga keuntungan bagi perusahaan.
Sedangkan untuk mengetahui berapa hari piutang tersebut rata-rata tidak dapat ditagih (days of receivable ) adalah:
Days of Receivable = Piutang Rata-rata x 360 atau 360
Penjualan Kredit Perputaran Piutang
Semakin tinggi ratio days of receivable menunjukan kelemahan bagian penagihan piutang.

Keterangan:
1. Turn over menunjukan bahwa penagihan piutang rata-rata sebanyak 3 kali dalam satu tahun.2. Days of receivable menunjukan bahwa rata-rata yang diperlukan untuk mengumpulkan piutang adalah selama 120 hari.3. Turn over 3 atau 300% berarti bahwa penjualan tahun tersebut sebesar 300% dari rata-rata piutang.4. Ratio 300% juga menunjukan bahwa Rp. 3 penjualan kredit maka sebesar Rp. 1 belum dapat ditagih sampai akhir tahun.
4. Perputaran Persediaan
Yaitu menunjukan berapa kali terjadinya penggantian persediaan dalam satu tahun serta tersimpannya persediaan tersebut di dalam gudang.Pada perusahaan manufaktur terdapat tiga macam persediaan:
a. RAW MATERIAL TURNOVER =              Cost of raw material used
( Barang mentah ) Average raw material inventory

b. GOODS IN PROCESS TURNOVER =       Cost of good manufacturred                     (Barang dalam proses) Average work in process inventory
Cost of goods sold
c. FINISHED GOODS TURNOVER =
(Barang jadi ) Average finished goods inventory

RASIO PENGUKURAN SOLVABILITAS
1. Rasio Modal dengan Total Asset
Menunjukan beberapa besarnya modal sendiri yang tertanam dalam aktiva serta margin of protection atau tingkat keamanan yang dimiliki oleh kreditur.

Rumus:                  Modal Sendiri
Total Asset

2. Rasio Modal dengan Aktiva TetapMenunjukan seberapa besar aktiva tetap tersebut dibiayai dari modal sendiri. Semakin besar modal sendiri (Owner’s equity ) lebih menguntungkan bagi perusahaan, karena sudah sewajarnya kalau aktiva tetap dibiayai dari modal sendiri.
Rumus:                    Modal Sendiri
Aktiva Tetap

3. Rasio Aktiva Tetap dengan Hutang Jangka Panjang
Merupakan ratio untuk mengetahui tentang tingkat keamanan yang dimiliki oleh kreditur jangka panjang atau untuk mengukur seberapa besar hutang jangka panjang tersebut dijamin dengan aktiva tetap yang dimilki perusahaan.
Rumus:                        Aktiva Tetap
Hutang Jangka Panjang

RATIO PENGUKUR RETABILITAS
1. Ratio Operating Income dengan Operating Assets Menunjukan tingkat efisiensi perusahaan, yaitu seberapa besar operating assets tersebut dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan. Rumus:
Operting income atau Laba usaha
Operating Asset Aktiva usaha
Apabila ratio ini rendah menunjukan adanya beberapa kemungkinan, yaitu:
• Adanya over investment dalam aktiva yang digunakan dalam rangka memperoleh penjualan.

 ANALISA PROFITABILITAS
Profitabilitas adalah hal yang penting dalam usaha, alat untuk mengukur pendapatan anda dengan beberapa cara. Rasio ini akan mengukur keuntungan dari penjualan anda (return on sales), keuntungan dari aktiva anda (return on asset) dan keuntungan dari investasi anda (return on investment).

 ANALISA AKTIVITAS
Aktivitas adalah rasio-rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa jauh efektifitas penggunaan dana yang dimiliki oleh perusahaan yang bersangkutan.

C. ANALISA COMMAND SIZE
Analisis Common Size Statement dilakukan untuk mengetahui persentase investasi

D. STANDARD BASIS INDUSTRI
Akuntansi Predictor Rasio menunjukkan potensi pertumbuhan atau kegagalan.
Akuntansi Profitabilitas Rasio yang menggunakan analisis marjin dan menunjukkan penjualan dan pengembalian modal yang digunakan.
Akuntansi Manajemen Aset Rasio yang menggunakan langkah-langkah omset untuk menunjukkan seberapa efisien perusahaan-perusahaan di sektor ini tampil dalam operasi dan penggunaan aset.
Rasio likuiditas Akuntansi yang memberikan gambaran keuangan jangka pendek situasi’s industri atau solvabilitas.
Akuntansi Manajemen Utang Rasio yang menunjukkan apabila utang digunakan dalam struktur ibukota sektor ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s